Kancah Pemikiran Konstruktif

Sunday, March 28, 2021

Warek 3 Ghosting? Kemana Aja? : Sebuah Audiensi dari UKM & UKK IAIN Purwokerto

Foto : Doc. OBSESI, proses pelaksanaan audiensi UKM-UKK dengan Warek 3

Purwokerto Unit Kegiatan Mahasiswa dan Unit Kegiatan Khusus (UKM-UKK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto mengusung audiensi bersama Wakil Rektor (Warek) 3 (27/3). Bertempat di Lantai empat Gedung Rektorat, acara ini dilatarbelakangi oleh keresahan mahasiswa terkait kebutuhan organisasi yang selama ini kurang diindahkan oleh birokrat kampus.

Mengambil judul "WR 3 Ghosting Ke Mana Aja?"  menjadi stimulus rasa keingin tahuan mahasiswa dan banyak pihak. Audiensi tersebut tidak hanya melibatkan pihak UKM-UKK saja, terdapat Senat Mahasiswa (SEMA) Institut yang turut andil menjembatani pertemuan tersebut sebagai moderator bersama Fadlan (KAK ) dan Lutfi (Staff Warek 3) yang turut hadir sebagai perwakilan birokrat.

Ada empat tuntutan yang diajukan dalam audiensi, diantaranya adalah  penghapusan jam malam, adanya pengecekkan fasilitas umum Gedung UKM-UKK, adanya penghargaan terhadap anggota UKM-UKK berprestasi, serta mempererat hubungan yang jelas antara birokrat kampus dengan pihak UKM-UKK.

Perihal jam malam, birokrat kampus memutuskan untuk tetap menggunakan peraturan lama. Kebijakan tersebut sudah dipertimbangkan secara matang oleh Warek 3 dan jajaran pimpinan lainnya. Menurut Sulhan Chakim (Warek 3) pemberlakuan jam malam merupakan kebijakan yang ditujukan untuk kemaslahatan bersama.

Foto : Doc. OBSESI

Atas keputusan tersebut, Warek 3 memberikan kelonggaran terhadap aturan lama yang sudah disepakati,  dimana kelonggaran tersebut dapat berlaku apabila yang berkepentingan baik kemahasiswaan maupun organisasi telah mendapatkan izin dan tanda tangan dari Warek 3.

Adapun tuntutan lain perihal pemberian apresiasi terhadap mahasiswa terutama anggota UKM-UKK sudah diusahakan oleh pihak kampus melalui beasiswa BNI, Lazis NU dan sebagainya. Bukan hanya itu, terdapat anggaran yang dialokasikan kepada 3 wisudawan terbaik senilai 15 juta dan 40 juta diberikan untuk mahasiswa berprestasi yang mana perolehan tersebut harus melalui prosedural.

Lalu menindak lanjuti hubungan yang lebih komunikatif antara pihak UKM - UKK dengan Warek 3, Sulhan Chakim menjanjikan adanya program Tri Wulan, yaitu sebuah koordinasi yang dilakukan setiap 3 bulan sekali bersama pihak UKM-UKK untuk membahas hal apapun yang sekiranya perlu dan penting untuk dibahas.

Pada suatu kesempatan, Alfi salah satu perwakilan UKM pencak silat, mengutarakan keluh kesahnya terkait beberapa fasilitas kampus yang memang sudah tidak layak pakai dan harus dibenahi dan diperbaiki, seperti tembok depan gedung UKM yang hampir runtuh pada beberapa bagian dan ternit yang sudah tidak layak guna. Terkait poin tuntutan tersebut Warek 3 berjanji untuk mengadakan survei langsung pada gedung UKM-UKK secara berkala.

Strategi UKM-UKK untuk mengadakan audiensi bersama warek 3 merupakan tindakan  yang tepat. Audiensi yang bertujuan untuk membangun komunikasi baik antara pihak birokrat dan pihak UKM-UKK pun pada akhirnya dapat terealisasi, hal ini merupakan awal langkah baru yang menunjukkan keseriusan berorganisasi dan bermasyarakat di tingkat kampus.

 

Reporter : Asti Hayatri

Editor : Fazrul Nugroho

Share:

0 comments:

Post a Comment

TERPOPULER